Kebidanan, Bidan Delima

Blog yang menyajikan artikel tentang dunia kebidanan

Friday, July 22, 2016

Mengapa Plasenta Harus Dikubur?




Mitos yang berkembang mengenai plasenta memang masih banyak beredar di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan plasenta juga dipercayai sebagai saudara dari sang jabang bayi dalam rahim. Berbagai ritual pun dilakukan dalam hal perawatan plasenta bayi yang baru lahir. Dimulai dengan plasenta dibumbui, sampai dikubur dengan berbagai barang lainnya yang menggambarkan harapan kita terhadap sang bayi di masa depan. Namun apa alasan yang paling logis menenai fenomena ini? Mengapa plasenta bayi baru lahir harus dikuburkan? Sebelumnya, kita jelaskan dulu apa itu plasenta. Plasenta merupakan sebuah perantara yang tumbuh seiring dengan berkembangnya janin yang tumbuh dalam rahim ibu. Guna dari plasenta itu sendiri untuk menyalurkan zat-zat yang dibutuhkan dari ibu pada janinnya, seperti O2 , darah ibu, sampai nutrisi-nutrisi untuk melengkapi pertumbuhan janin. Pada saat janin dilahirkan, tidak beberapa lama setelah itu plasenta juga akan ikut lahir dan tidak memiliki fungsi apa-apa terhadap kehidupan bayi.
Biasanya para orangtua atau pihak keluarga akan menguburkan bayi dengan berbagai ritual khas. Padahal sebenarnya tidak masalah apabila plasenta tersebut dibuang begitu saja. Tetapi, sebagai pencegahan terjadinya penyalahgunaan plasenta, maka sebaiknya plasenta ini dikuburkan. Karena, plasenta diketahui memiliki jaringan yang dapat dijadikan bahan kosmetik. Tidak hanya itu, ternyata plasenta juga merupakan bahan paling jitu untuk membuat kloningan manusia karena memiliki stem cell yang merupaakan jenis sel yang memiliki potensi untuk bedifferensiasi dan berkembang menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Meski plasenta ini memiliki manfaat sebagai bahan pengobatan, namun kecendrungan pemanfaatan plasenta ke arah yang negatif lebih besar. Maka dari itu, sebaiknya plasenta yang lahir mendampingin sang bayi sebaiknya dikubur agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Mengenai cara penguburan plasenta itu sendiri, dikembalikan kepada masing-maisng kepercayaan selama tidak merugikan pihak yang bersangkutan dan masyarakat sekelilingnya.


SUMBER : KLIK DISINI    WIKIPEDIA      BUNDACARE   

Mengapa Plasenta Harus Dikubur? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sandy Irawan

0 comments:

Post a Comment